Contoh Proposal Usaha Dagang dan Jasa: Memikat Investor dengan Halus Lewat Kata-Kata

tagihanatur
15 Nov 2020

Memulai bisnis memang tidak mudah. Selain prosesnya yang bisa saja memakan waktu lama, perlu modal usaha yang cukup besar untuk bisa mendirikan badan usaha baru yang sesuai impian. Karena hal inilah, tidak jarang para pebisnis pemula atau bahkan pebisnis handal yang hendak memulai bisnis yang baru biasanya memilih untuk mengajukan permohonan investasi pada investor.

Agar bisa memikat hati para investor, Anda perlu melihat contoh proposal usaha yang apik. Anda perlu menyimak bagaimana proposal usaha yang berisi kata-kata memikat serta aspek-aspek lain yang mempersuasi para investor. Contoh proposal usaha ini bisa Anda jadikan pedoman untuk menyusun proposal usaha milik Anda sendiri.

Sebelum melihat contoh proposal usaha, baik dagang maupun jasa yang tepat dan memikat, Anda perlu mengetahui serbai-serbi seputar proposal usaha. Dalam proses penyusunan proposal usaha, terdapat beberapa poin yang wajib Anda cantumkan. Ada pula perbedaan antara proposal usaha dagang dan proposal usaha jasa yang harus Anda pahami

Apa saja yang harus dicantumkan dalam proposal usaha?

Untuk bisa menjelaskan rencana usaha Anda pada calon investor, Anda wajib mencantumkan beberapa informasi ini. Informasi-informasi ini akan menjadi alat Anda untuk memikat calon investor. Informasi-informasi ini pula yang besar kemungkinan akan menjadi bahan pertimbangan untuk memberikan suntikan modal pada bisnis Anda.

Nama usaha

Ini adalah poin yang paling penting. Setebal apapun proposal usaha yang Anda ajukan, tidak akan berguna jika Anda tidak mencantumkan nama usaha atau nama proyek bisnis yang direncanakan. Pastikan Anda sudah mencantumkan informasi ini, ya. Ini adalah informasi yang paling penting yang akan menjadi hal pertama yang dilihat oleh calon investor. Kalau perlu cetak informasi dengan ukuran yang lebih besar dibandingkan dibandingkan informasi-informasi lainnya.

Branding produk

Ceritakan produk Anda dengan menggunakan kata-kata yang memikat. Gunakan teknik copywriting untuk menciptakan branding produk yang unik, menarik dan tentu saja membuat calon investor terpikat. Hindari penggunaan kata-kata yang bertele-tele atau terlalu baku. Gunakanlah bahasa yang sesuai dengan branding produk yang kamu bangun.

Sumber Daya Manusia

Informasi terkait sumber daya manusia yang perlu dicantumkan adalah informasi seputar orang-orang di balik bisnis yang Anda kelola. Mulai dari yang memegang tanggung jawab terbesar hingga orang-orang di bagian produksi dan pemasaran. Tidak perlu dijelaskan satu per satu, cukup cantumkan pemegang tanggung jawab terbesar di masing-masing divisi.

Anda juga bisa melampirkan portofolio orang-orang tersebut untuk lebih meyakinkan calon investor. Tampilkan proyek-proyek terbaik dan ternama. Misalnya jika Anda akan membuka usaha di bidang fashion, lampirkan identitas diri dan portofolio desainer kebanggan Anda. Buatlah investor percaya dan tergugah untuk menanamkan modal di usaha Anda.

Target pasar

Jelaskan pada mereka siapa yang menjadi target pasar Anda. Semakin tepat target pasar yang Anda bidik, semakin besar peluang para calon investor mempercayakan kekayaannya sebagai modal di bisnis Anda. Anda juga bisa memberikan sedikit penjelasan seputar demografi kalangan yang menjadi target pasar Anda. Anda tidak harus terpaku pada penggunaan kata-kata saja. Maksimalkan penggunaan chart dan peraga lainnya.

Strategi pemasaran

Strategi pemasaran yang tepat akan mengantarkan bisnis pada laba yang maksimal. Ini adalah nilai yang dimiliki oleh para calon investor Anda. Untuk itu, mereka perlu mengetahui strategi pemasaran apa yang akan Anda terapkan. Strategi pemasaran ini akan menjadi salah bahan pertimbangan mereka.

Permohonan modal yang diajukan

Bagaimana para calon investor ini bisa tau seberapa banyak modal yang Anda butuhkan? Dengan cara mencantumkan permohonan modal yang Anda ajukan di dalam proposal usaha. Informasi ini perlu mendapatkan perhatian khusus. Bagian informasi ini akan menjadi salah satu highlight dalam proposal usaha yang Anda ajukan.

Sebelum mencantumkan besaran modal usaha yang Anda minta, pertimbangkanlah jumlah tersebut terlebih dahulu. Gunakan strategi yang tepat agar para calon investor tidak menganggap modal usaha yang Anda ajukan sebagai sesuatu yang tidak rasional. Lihat tingkatan calon investor Anda, barulah Anda menentukan modal usaha yang akan diajukan.

Analisis pendapatan

Ini adalah hal yang paling utama. Ingat, ini adalah hal yang paling utama! Bisa jadi investor tidak peduli dengan nama usaha Anda, branding produk Anda, strategi apa yang Anda gunakan untuk memasarkan produk, dan informasi-informasi lainnya. Namun, semua investor pasti peduli dengan informasi yang satu ini. Mereka pasti memperhatikan keuntungan apa yang mereka dapatkan jika menanamkan modal di usaha milik Anda.

Anda boleh saja memberikan angka yang fantastis untuk memikat investor. Namun, pastikan itu adalah angka yang realistis. Jangan sampai Anda gagal mencapai target dan malah mengecewakan investor. Lakukan analisis dengan baik dan tampilkan keuntungan yang pas. Perhatikan pula keuntungan-keuntungan untuk bisnis Anda sendiri. Jangan sampai Anda menjadi budak dalam bisnis yang Anda kembangkan sendiri.

Analisis risiko usaha

Untuk beberapa investor, analisis risiko usaha juga menjadi bagian penting yang ingin mereka ketahui. Mereka ingin memahami kemungkinan-kemungkinan risiko yang dimiliki usaha Anda. Tidak perlu takut, jelaskan saja dengan jujur risiko apa yang mungkin terjadi. Namun, jangan lupa untuk menyertakan rancangan antisipasi untuk menghadapi risiko tersebut.

Perbedaan contoh proposal usaha dagang dan jasa

Contoh proposal usaha dagang dan jasa tentu saja berbeda. Dua jenis usaha ini memiliki inti penjualan yang berbeda. Jelas, contoh proposal usahanya juga akan berbeda. Highlight dari masing-masing proposal usaha akan berbeda. Proposal usaha untuk perdagangan akan berbeda dengan proposal usaha untuk bisnis di bidang jasa.

Walaupun terdapat beberapa persamaan seperti urgensi strategi pemasaran dan analisis pendapatan yang sama-sama menjadi poin penting dalam proposal usaha dagang maupun jasa, terdapat perbedaan dalam penyusunan proposal usaha untuk dua jenis usaha yang berbeda ini. Beberapa perbedaan tersebut perhatikan adalah:

  • Analisis risiko usaha usaha dagang akan jauh berbeda dengan analisis risiko usaha jasa. Keduanya memiliki jenis produk yang bertolak belakang, sehingga analisisnya pun tidak sama.
  • Branding produk dan jasa jelas berbeda. Begitu pula dengan cara membangun branding untuk kedua jenis produk ini.
  • Jika Anda menjalankan usaha di bidang jasa, Anda wajib memberikan perhatian khusus pada informasi terkait sumber daya manusia. Kredibilitas orang-orang yang memberikan pelayanan jasa menjadi poin penting dan perhatian utama.

Tips membuat proposal usaha yang memikat

Sebagai penyedia layanan penagihan terbaik, Aturtagihan memiliki beberapa tips untuk Anda yang ingin membuat proposal usaha. Jika diperhatikan, tips-tips ini pasti Anda temui dalam berbagai contoh proposal usaha. Artinya, tips-tips tersebut memanglah tips yang direkomendasikan untuk diikuti dalam penyusunan proposal usaha.

  1. Buatlah proposal usaha yang singkat, padat dan jelas. Hindari proposal usaha yang bertele-tele, sebab para calon investor Anda tidak memiliki banyak waktu untuk membaca berlembar-lembar halaman proposal.
  2. Branding produk dan keuntungan. Ini adalah dua hal utama yang perlu Anda sampaikan kepada para calon investor.
  3. Buat proposal yang menarik dengan desain yang unik dan tidak monoton. Hindari desain yang terlalu kaku dan terlihat membosankan.
  4. Sesuaikan proposal usaha Anda dengan selera calon investor. Lakukan observasi untuk mengenali calon investor Anda.

Itulah empat tips membuat proposal usaha yang mampu memikat calon investor. Cobalah untuk menerapkan tips membuat proposal usaha versi Aturtagihan. Buktikan sekarang juga bahwa proposal usaha yang menarik mampu mendatangkan modal usaha yang berlimpah untuk bisnis Anda. Namun, jangan lupa bahwa Anda juga perlu melakukan presentasi untuk lebih meyakinkan para calon investor tersebut

Komentar

Artikel Terkait
Bisnis 30 Nov 2020

Cara Mendapatkan Modal Usaha Untuk Scale Up Bisnis Anda!

Apakah memulai bisnis harus dimulai dengan modal usaha yang besar? Dengan angka fantastis hingga milyaran hingga triliunan. Apakah mengembangkan bisnis harus menggunakan modal usaha yang jauh lebih besar? Apakah benar demikian? Tidak, memulai bisnis tidak selalu bermula dengan modal usaha fantastis. Berbisnis bisa bermula dari hal-hal sederhana yang terasa sangat mungkin untuk dilakukan. Modal usaha […]

Bisnis 30 Nov 2020

Surat Izin Usaha Perdagangan: Deskripsi, Syarat dan Prosedurnya

Surat Izin Usaha Perdagangan adalah hal yang penting dalam bisnis. Surat ini menjadi penanda legalitas usaha yang Anda kelola. Tanpa surat ini, usaha Anda belum diakui secara hukum oleh negara. Tanpa surat ini pula, usaha yang Anda dirikan belum memiliki kekuatan secara hukum sehingga rawan terhadap berbagai urusan terkait hukum dan hak-hak terkaitnya. Surat Izin […]

Bisnis 23 Nov 2020

Jenis-Jenis Badan Usaha yang Perlu Anda Pahami

Terdapat banyak sekali jenis badan usaha. Mungkin, hampir semua jenis badan usaha yang ada sudah pernah Anda temui. Mulai dari badan usaha yang menjadi hak milik negara hingga badan usaha kecil yang ada di sekitar rumah Anda. Setiap jenis badan usaha memiliki ciri khasnya tersendiri. Ciri ini penting untuk Anda pahami, terutama apabila Anda tertarik […]